Monday, September 04, 2006

Berubah itu Pilihan

“ Tidak ada yang abadi dunia ini, selain perubahan itu sendiri “. Pepatah satu ini sudah sangata akrab di telinga kita dan cocok dijadikan pelajaran buat yang anti perubahan. Ibarat roda berputar dan air di sungai, hidup ini selalu berputar, kadang di atas, di samping, di bawah dan selalu begitu seperti air sungai yang tidak pernah berhenti mengalir. Anyway…………itulah hidup ini. Penuh dengan tanda tanya besar. Setiap perubahan yang terjadi dalam hidup ini akan selalu menjadi misteri bagi kita. Makanya banyak orang yang mengatakan bahwa mereka tidak ingin menjadi dewasa, lebih baik tetap menjadi anak kecil yang selalu bebas dari tanggung jawab. Bagi mereka, menjadi dewasa sama dengan menerima tantangan berat yang belum tentu sanggup dihadapi.

Dunia dimana Peterpan dan kawan-kawan tinggal adalam most wonderfull place yang diidamkan tiap orang untuk menjalani hidup. Gimana nggak?? Penghuninya adalah makhluk – makhluk kecil dan tidak pernah berubah menjadi dewasa. Sekilas orang membayangkan, hidup disana akan seperti yang terlihat indah dalam film kartunnya. Tetapi ngebayangi juga nggak gimana menjalani hidup seperti itu??????? Dimana istilah future nggak berlaku? (bayangin aja kalo kita kecil terus………..kita kan nggak ketahuan cakepnya kalo gede nanti? Rugiiiiii donk?J). Disinilah orang dihadapkan pada suatu pilihan apakah akan menerima tantangan tersebut atau tetap jalan ditempat tanpa tahu arti menjadi seorang dewasa.

Kata “perubahan” selalu menjadi momok bagi orang yang comfort dengan kemapanan yang mereka nikmati saat ini. Hidup enak, ekonomi cukup, masa kecil, masa remaja, pacaran, kerja tetap dan lain sebagainya itu untuk sebagian orang menjadi suatu kondisi yang mepan bagi mereka. Siapa sih yang pengen putus hubungan dengan seseorang yang udah bertahun-tahun menjadi pacar? Putus cinta berarti harus siap menghadapi perubahan (siap dapet pacar baru maksudnya……… J hehehe) Jika seseorang nggak siap menerima perubaha ini, pasti dunia seakan-akan sudah kiamat baginya. Kalau sudah bergitu, nggak ada yang bisa dilakukan selain mencari psikiater (segitunya!).

Orang bilang………..jodoh itu ditangan Tuhan, tidak satupun dari kita bisa tahu dengan siapa kita akan berbagi hidup ini. Pacaran boleh-boleh saja, selama kita bersama orang yang bener-bener cocok. Berani pacaran berarti berani untuk broken heart, masalahnya nggak ada jaminan bisa langgeng sampe married. Justru selama janur kuning belum melengkung masih terbuka kesempatan bagi orang untuk berubah atau merubah keputusan. Soo…….. nggak menutup kemungkinan bagi kita membuka hati untuk orang lain, inget bukan berarti kita bisa selingkuh lho! Jika tidak mencoba, kita tidak akan tahu mana yang terbaik (resep ini terbukti ampuh buat menangkal penyakit patah hati).

Dalam hal ini, sekali lagi dalam hidup kita diberi kesempatan untuk memilih yang terbaik bagi kita. Yang menjadi hambatan terbesar bagi seseorang untuk berubah adalah ketidakberanian untuk mencoba sesuatu yang baru. Seperti slogan satu produk rokok, “Tua itu pasti, dewasa itu pilihan” memberi inspirasi kepada kita bahwa “berubah itu adalah pilihan”.

Life must go on……..artinya dalam tahap apapun hidup yang dijalanin, orang harus siap untuk menghadapi tahap berikutnya yang tidak pernah kita tahu bentuknya. Justru ketidakpastian masa depan itulah yang membuat kita tegar untuk menghadapi perubaha hidup seburuk apapun. Yang terpenting jangan pernah takut menghadapi masa depan, perubahan adalah salah satu proses untuk kita menemukan jawaban atas masa depan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home