Wednesday, January 14, 2009

Surprise awal tahun

Selasa, 13 Januari 2009

Pagi sebelum berangkat kantor, semua barang bawaan telah siap. Rencananya pulang kerja langsung ke kostan temen untuk latihan drama. Lumayan tantangan baru. UAS Extensive reading disuruh bikin drama. Satu kelompok ada 2 orang. Karena jumlah mahasiswanya ganjil, jadi kelompok ku kebagian 3 orang. Peran sudah disepakati bersama, aku sendiri milih jadi Manolin, alasannya simple. Pilih yang dialognya paling sedikit, karena kan kesibukan segunung, ga yakin bisa apalin dialog yang panjang. Ika kebagain jadi Santiago, dan temen yang ku yang satu lagi jadi peran figuran, seperti jadi fisherman yang underestimate pada Santiago. Hari itu rencananya mau bikin script. Trus siapin peralatan yang dibutuhkan. Kita mau bikin skiff dari karton, untuk line-nya pake sapu lidi. Idenya sih kebanyakan dari Ika, maklum si mbak guru di international school. Jadi kalo soal bermain peran dengan segala macam atributnya sih dah makanan sehari-hari. Tapi manusia memang ditakdirkan hanya berencana, kalo Allah mempunyai rencana lain, mau apa lagi. Jam 15.00 telpon kantor berdering. Ternyata bapak kasih kabar, si kecil Varo badannya panas. Semua rencana terpaksa harus dihapus semua dari daftarnya. Prioritas utama adalah kesembuhan si kecil. Bener saja nyampe rumah, ga mau turun dari gendongan. Nangis terus…… jadi bingung,

Jam 11 malem, hape bunyi, nada ada sms masuk. Ternyata si mas arip sms. Tanya doanya biar diberikan kelancaran selama proses persalinan. Sang istri memang lagi hamil, usia kandungnnya sekitar 7 bulan. Karena kecapekan, akhirnya sms nya hanya dibaca saja, tangan tak kuasa untuk menuliskan balasan. Apalagi si kecil mulai terusik tidurnya. Daripada bangun, langsung aja cepet-cepet balik ke tempat tidur.

Rabu, 14 Januari 2009

Sebelum berangkat kerja, aku sempat bilang ke ibu tentang sms mas semalam. Trus ibu bilang, koq belum-belum dah tegang duluan, kan masih lama. Ya udah aku bales sms mas yang selama sesuai petunjuk sang ibu. Lima menit kemudian, hape ku kembali berdering, sms dari mas ku lagi. Tapi kali ini mataku langsung terbelalak membaca sebaris berita singkat yang baru ku terima

“ Sudah lahir, tadi jam 12 malem. Cewek 3,1 kg 49 cm”

Astagfirullah, ternyata sms semalam dia kirim dalam keadaan tegang menunggu kehadiran buah hati tercinta. Aku pun langsung berteriak, memanggil ibu dan menyampaikan kabar mengejutkan sekaligus mengembirakan itu.

Ibu dan bapak hari itu juga langsung meluncur, menjenguk cucu barunya. Kalo aku dan suami baru sorenya ke sana, kan musti ngantor dulu. Liat wajahnya si kecil, rasanya amazing lho…..lucu banget. Sebuah nama indah terukir untuk si kecil, Shafira Akmal Nurarief.

1 Comments:

At 8:09 PM, Anonymous Anonymous said...

wah Varo punya temen maen ya?
salam buat mas arif ya... selamat atas gelar 'bapak' nya.

btw, disuruh bikin drama ya? wah asyik tuh.

-nk-

 

Post a Comment

<< Home